Tampilkan postingan dengan label Haru Biru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Haru Biru. Tampilkan semua postingan

THANKS FOR THIS MONTH

Halo cah.. Akhirnya setelah melalui masa2 yg sulit (demam, hidung mampet, dan penyakit ecek2 lainnya) akhirnya aku bisa ngeblog lagi meskipun ga bisa mikir maksimal karena masih belum sembuh total.
Jiah kayak sakitnya parah aja, padahal kan cuma panas dalam sama flu. Biarin, malah penyakit yg ecek2 gitulah yg bikin ga konsen buat ngetik n mikir. Sedikit2 ingusnya meler, buat nelan ludah sakit, yg ada nanti isi blognya malah kebanyakan sentruupp, glekk, sroott, glekk.. dan suara2 menjijikkan lainnya. Sroott (tu kan..)

Okelah, to the point aja. Karena keterlamabatan edisi blog ku kali ini, maka aku mau flash back 1 minggu yg lalu ttg Final Piala Dunia 2010. Lagi2 Piala Dunia, gapapalah, dimana ada pembuka pasti ada penutup. So melalui postingan kali ini aku mau menutup liputan Piala Dunia 2010 yg udah menemani kita semua selama 1 bulan penuh ini, kayak Ramadhan aja ya.

Pertandingan puncak yg ditunggu2 berjuta pasang mata di dunia mempertemukan 2 negara yg belum pernah menjuarai event ini, yaitu Belanda vs Spanyol. Tentu saja aku mendukung Belanda, meskipun Spanyol juga salah satu tim favorit juara menurutku. Seperti pertandingan sebelumnya, kita2 nonton bareng di Gubug Cafe bersama bocah2 koplak lainnya. Meskipun harus dateng lebih awal, yaitu jam 7 malem tapi mainnya baru jam stengah 2. Maklum, tempatnya pasti bakalan rame, so 5 jam lebih kita menunggu untuk menyaksikan big match ini.

Spekulasi ttg siapa juara PD 2010 ini uda bermunculan, mulai dari ramalan binatang bertentakel, burung pesulap, smpai pesulap beneran. Tapi rata2 prediksi juara adalah Spanyol. Aku ga akan terpengaruh, aku akan tetap dukung Belanda. Dan terbukti, dari 11 orang teman2ku yg dateng nonton bareng, hanya 3 orang yg mendukung Belanda, yakni Baus n Cherish. Dan harus tertekan luar dalam karena pendukung Spanyol lebh banyak. Wah asem tenan, padahal malam2 sebelumnya mereka bantu aku dukung Belanda. Tapi kali ini beda, maklum orang2 yg mendukung Spanyol, rata2 adalah pendukung sakit hati. Gimana nggak, tim unggulannya udah kalah duluan dan ada pula yg di kalahin Belanda. So pada partai ini mereka seperti balas dendam sama Belanda ditambah iming2 dari para peramal yg memprediksi Spanyol sebagai juara. Asyem tenan.

Pertandingan pun dimulai:
Spanyol banyak mendominasi permainan meskipun peluang mencetak gol juga sama2 dimiliki oleh kedua tim. Tapi aneh benar, seolah gol yg sudah seharusnya di depan mata selalu gagal oleh ketangguhan kiper masing2 tim. Sebenernya aku agak jengkel sama wasit yg memimpin pertandingan, tiap 15 detik selalu mengeluarkan kartu kuning, ngerii.. Tapi emang permainan cukup keras, tapi mbok ya wasit nya jangan terlalu buru2 ngartu kuning, jadi ga asik permainannya, wah jadi emosi lagi aku.. Serangan demi serangan tak membuahkan gol satu pun, hingga babak ektra time pun harus dijalani. Aku masih tetap yakin Belanda bakal memenangi partai kali ini. Seolah aku melawan takdir menyaksikan pertandingan kali ini. Maklum, mungkin karena sugesti dari para peramal, sehingga seolah semua udah yakin kalau Spanyol bakal juara. Tiap Belanda menyerang maupun keserang, aku sampai baca ayat Kursi, heboh dan lebay tenan kan aku.

Babak kedua extra time pun udah mau abis, aku mengaharapkan bakal adu pinalti nantinya. Tapi sayang, dua kartu kuning yang diterima oleh Heitinga harus membuat Belanda bermain dengan 10 orang. So sebuah tendangan tak terduga dari Iniesta membuyarkan mimpi Belanda dan aku juga ketika sepakannya berbuah gol. Oh nooo… Aku ga percaya dan syok, itu terjadi pada menit2 akhir dan aku pikir dalam keadaan offside.

Final Result:
Wasit menyemprit alias meniup peluit dan Spanyol pun juara. Teman2 dan seluruh pendukung Spanyol di café itu pun langsung bersorak kegirangan. Tapi aku? Sial.. Wah sayang sekali tim favoritku gagal juara kali ini, huks. Aku sempat syok beberapa hari, gamau online, fb an, liat tv, tiap dengar kata2 bola, pesulap, maupun berita2 olahraga, aku syok. Untunglah kini aku udah mendingan. So selamat ya buat Spanyol yg udah menjuarai turnamen akbar ini untuk yg pertama kalinya. Memang kali ini sudah menjadi takdir Spanyol untuk juara, dan keberuntungan memang lagi berpihaknya. Rapopolah, setidaknya kedua tim ini memang belum pernah menjuarai Piala Dunia, dan untungnya Spanyol juga salah satu tim favorit juara menurutku, hehe.. Selamat buat Spanyol dan pendukung sejati Spanyol serta pendukung patah hati yg terpaksa mendukung Spanyol, huuuu, atas juara Piala dunia kali ini.

Yoweslah inti dari posting kali ini sudah saya sampaikan. Mohon maaf atas keterlambatan episode kali ini, maklum aku masih syok (kebanyakan kata maklum dari tadi, yoben ah..). Terimakasih untuk sebuah acara besar yg udah sukses dilaksanakan oleh Afrika Selatan sebagai tuan rumah. It’s time for Afrika. Trimakasih buat RCTI dan Global TV yg udah nyiarin pertandingan2 besar yg ga bisa kita lupakan. Trimakasih buat kafe2 yg uda mau menampung orang2 koplak ini buat menyaksikan pertandingan2 besar. Dan terakhir, terimakasih buat teman2ku, Panji, Helmi, Bagus, Cherish, Bayu, Kucing, Ning, Dinda, Pepi, Nindi, Yoga serta semuanya yg ga bisa aku sebutin satu2. Terimakasih atas waktu kalian buat nonton barengnya, atas perhatian kalian dalam menyaksikan Piala Dunia ini. Mungkin 4 tahun lagi atau pertandingan Piala Dunia di masa akan datang nanti, kita ga akan tau masih bisa bersama dan menonton bareng atau ga. Mungkin kita akan terpisah dan ga bersama2 lagi seperti saat2 ini. Kita ga akan bisa mengulang lagi seperti ini. Tapi ingat guys, setidaknya kita udah menikmati pertandingan2 ini bersama2 dan ga akan terlupakan nanti. Terimakasih.. huhu..
Sekian dari saya sampai jumpaa..

NB:
- Kirim2 salam malah kayak di kaset2..
- Maaf buat pesan2 terakhir aga mengharukan dan mendalam, huhu..

UNFORGETTABLE STORY (PART 2)

Uda beberapa waktu ini gue ga ngeblog, vacuum sejenak. Mungkin karena males ngetik, sibuk, belum ada ide greget, yang ujung2nya cari alesan buat ga ngeblog. Okelah, kini aku mau meluangkan waktuku sesaat buat ngeblog ala kadarnya. Ala kadarnya?? Bukan2, jangan sampe gue ngeblog ala kadarnya, semuanya harus berbobot men.. So inilah posting blog terbaruku yg berbobot.

Oke kali ini gue mau mencurahkan apapun itu ttg perasaan gue tentang kisah si Caem. Hehe, lagi2 dia yg masuk episode ini. Biarin, tokoh utamanya juga Caem n Ireng, haks..

Flash back pada satu minggu yang lalu.. Caem baru aja ulang taun bok di tanggal 22 April kemarin. Buat yg belum ngasih ucapan selamat, mari kita ucapkan lagi selamat hari ulang taun, hayah.. Kini usia satu demi satu telah bertambah seiring dengan bergulirnya waktu. Lengkap sudah ulang taun Caem kali ini, sorenya orang tuanya datang ke Jogja. Jarang2 tuh beliau2 mengunjungi Jogja apalagi pas Caem ulang taun, wahh senengnya.. Tapi sayang, gue waktu itu emang lagi bokek, jadi ga bisa ngasih kado yg super special, so cuma ucapan selamat dan doa aja yg bisa gue kasih kali ini. Tapi tunggu, suatu saat nanti gue bakal kasih sesuatu yg spesial, apalagi pas gue punya duit, trus keterima kerja di Schumberger, dan gue jadi artis dadakan. Tapi mungkin gak ya? Ngayal ahh..

Wait, kenapa kok Caem mpe dikunjungi sama orang tuanya? Selain karena dia ulang taun hari itu, ternyata beliau2 juga datang buat menyambut hari kemenangan Caem berikutnya. Tentu saja, karena besok sabtu nya Caem bakalan diwisuda. Itu tandanya, dia jadi sarjana, sama dengan udah ga mahasiswa lagi, alias pengangguran di negri Indonesia ini pun bertambah secara otomatis. Oh nooo..

Terlepas dari itu semua, kamu emang keren, bisa hampir menyatukan hari2 terbesarmu, mulai dari Ulang taun, Ortu datang, juga wisuda.. hebat2.. jarang2 bisa menempatkan hari penting yang sedekat itu.

Well, akupun menyaksikan saat Caem wisuda sabtu itu, dan aku seperti de javu saat melihat para calon pengangguran menggunakan jubah hitam. Manakala dulu aku juga pernah merasakan saat2 itu, kemenangan sudah ada di depan mata bung, apalagi saat tali dikepalamu sudah bisa di pindah posisi.. Lagi2 selamat ya buat Caem dan para wisudawan lainnya.

Jujur aku senang bisa menyaksikan langsung acara sakral bagi Caem tersebut, penantian selama di Jogja ini pun tercapai..Kini tinggal melanjutkan perjuangan mu dan kalian semua dengan bekerja keras lagi, karena jalan hidup masih terus berlanjut. Kesenangan pun juga makin terasa ketika bisa berkumpul bersama teman2 sependeritaan yang datang dalam acara wisuda itu. Teman2 yg dulu pernah berjuang bersama demi satu impian. Meskipun ga semua teman bisa datang karena sudah harus berjuang pada masing2 tempatnya ini. Tapi it's okelah, setidaknya kerinduan berkumpul yang telah lama ga kita lakuin bisa sedikit terobati.

Tapi aku juga harus jujur, terlepas dari semua rasa senang yang aku rasakan. Aku juga merasakan kesedihan yang menggantung dalam benakku. Dibalik semua itu, aku merasa sedih akan masa2 ini. Kapan lagi aku bisa berkumpul dengan teman2 ku ini, kapan lagi aku bisa menyaksikan wisuda Caem siang itu, dan kapan lagi memang waktu ga bisa terulang, kecuali kalo gue punya kantong ajaibnya Doraemon.

Aku merasakan betul dan kujalani waktu2 ini dengan penuh perasaan dan pelan2 seakan tak mau waktu terus berganti. Gimana nggak, mungkin masa2 Caem tinggal di Jogja juga sudah ga lama lagi. Dia mungkin bakal pulang ke kampung halaman untuk melanjutkan mimpi2nya, dan gue akan menjalani LDR alias Long Distance Relationship, tapi it's okelah. Ditambah teman2 yang bakal ninggalain Jogja untuk sesuap nasi pula.. Oh so sad.. Gue bakal kesepian.. Tapi aku emang musti tetap berdiri tegak dan menyongsong hari depan dengan penuh semangat. Akan ku kejar mimpi2 ku pula, dan kelak kita semua bakal di persatukan kembali.

Yups, itulah saja cerita bahagia nan sendu kali ini.. Ijinkan gue ucapkan sekali lagi, selamat atas semua yang pernah kita capai kali ini, tetap bersyukur dengan apa yg kita dapat, entah apapun itu, dan sekecil apa itu. Untuk puspa si gadis iklan sampoo, tetap semangat dengan perjuanganmu. Tak ada kata menyerah buat meraih mimpimu, yeahh.. tunggu aku di wisuda yg akan datang, hayah..

Dan akhirnya segala kelebihanan datang dari Sang Khaliq, segala kekurangan hanya dari saya saja.. Saya Ustadz Yoppi Al Bukhari mohon pamit, Wassalamualaikum Wr. Wb…

PERPISAHAN PADA SEBUAH KEBAHAGIAAN

16 Februari 2010.. Yeah, genap sudah menginjak tanggal 16 di bulan kedua ini, seorang bintang besar dan juga idola anak2 kalangan TK ini resmi menapaki usia baru. Yup, Aku alias Kapten Ireng alias Yoppi kini telah bertambah usia, cukup berat menyebutnya, 23 tahun.. Berat memang ketika memasuki tanggal kelahiran kita, segala sesuatunya menjadi bertambah, baik umur maupun juga tantangan hidup. Diusia yg kata anak2 TK aku uda tua ini memang butuh persiapan dan perbaikan diri yg lebih lagi, sudah bersiap untuk beranjak dari masa muda ke masa yg lebih matang, tentu juga perlu pendewasaan diri dari sesuatunya. Tapi apapun itu segala doa dan syukur juga pasti terucap di penambahan umur ini, masih diberi kesempatan untuk menjalani segalanya, masih diberi umur 23, dan tentunya berharap semuanya lebih baik dari sebelumnya.. Wuihh, mantap betul pembukaannya..

Aku mau cerita.. di hari pertama usia baru ini memang sedikit senang dengan bertambahnya umur, namun sebenarnya aku juga sedih, meninggalkan masa2 keemasan umur 20 tahun secara perlahan. Segalanya berjalan dan trus berjalan. Tapi inilah kehidupan, segalanya mesti berjalan lagi apapun yg terjadi, dan kita harus bisa bertahan menghadapi seleksi alam, dan jalan terus, oyeaahh, kita nyanyikan lagu Sheila on 7 berjudul Jalan Terus..

Sudah, sudah.. dipagi hari itu ya layaknya anak TK yg berulang tahun, aku menerima bnyak ucapan baik dari via sms, wall FB, bahkan dari koran juga aku dapat, tapi untuk ucapan dari koran kayaknya aku cuma mimpi. Banyak ucapan datang, baik dari orang tua, pacar, bahkan teman2.. Terimakasih banyak untuk ucapan dan doanya, semoga selalu menyertaiku menjalani kehidupan ini..Amin..

Pagi itu aku ke kampus utk revisi, alhamdulillah lancar dan kurang 1 dosen lagi yg belum tanda tangan untuk pengesahan karena habis melahirkan, tapi its oke lah.. Aku jalani hari itu seperti hari2 biasanya, bersama Caem pergi makan, kebetulan siang itu juga hujan lebat. Di satu sisi aku juga berpikir kalo ulang taun ini mgkin uda ga ada sebuah perayaan lagi karena yg lebih penting adalah perubahan dan doa untuk kedepannya (sebelum2nya juga jarang perayaan). Tapi sebenarnya aku juga kangen dengan ulang taun 2 tahun yg lalu yg dikerjai habis2an oleh teman2ku, ketawa bareng, ngumpul bareng.. huhu.. mengharukan sekali.. Oke, selese makan, ga sengaja bertemu dengan orang2 koplak lainnya, Lia dan Pamor (sutradaranya Lia, hehe, alias kekasih hati) berteduh dibawah jembatan Janti.

Oiya aku lupa menjelaskan, kalo kita berencana malam hari ini kita bakal ngadain acara perpisahan untuk salah satu sobat koplak kita, Silvia.. Dia bakal meninggalkan kota Jogja ini dan kembali ke kampung halaman, tanah Riau. Dan selanjutnya Lia sendiri besoknya juga pulkam, ke tanah kelahiran, Solo. Weleh.. Cedak men, ndadak perpisahan koe Yak, aku sms aja paling koe uda nyampe Jogja lagi, haha.. Tapi apa yg terjadi ini, semua orang bakal meninggalkan Jogja, pulang ke rumah dan asal masing2, aku bagaimana? (Baus jawab: po yo tak piker..) Oh no, aku ditinggal di kota ini sendiri, ketika mereka bakal pulang kampung. Yoweslah, jika segalanya akan seperti itu tapi aku yakin segala cerita indah, petualangan, senang, sedih, dan kekoplakan kita lainnya bakal melekat di ingatan kita, dan akan selalu terkenang.. wuihhh.. (aku juga gatau padahal suatu saat nanti di Jogja pa ga..)

Seusai hujan reda, dan berdialog dg Lia buat acara nanti malam (rencana: poto2 aja ci, ngumpul2 dimana geto), kami semua pulang dari jembatan itu, dan bersiap untuk acara perpisahan nanti malam. Smpai rumah, hujan lagi, makin lebat dan lebat..

Malam pun datang, uda mau jam 8 malam, hujan telah reda. Dan setelah dapet kabar dari Caem buat menjemput, aku bergegas untuk berganti kostum menuju kost Sil.. Baru berpikir mau pake baju apa, aku mendengar suara klakson motor dari luar rumah. Waduh jangan2 ada yg maling motor ku ni, lalu terdengar suara ketukan pintu dengan lebih keras lagi, aku makin mikir ini ada perampokan, trus aku dan ibuku menyelamatkan diri, ngumpet dibawah kolong, halah malah ngebanyol. Maksudnya aku denger suara klakson dan ketuk pintu, yaudahlah, aku bergegas ke ruang tamu untuk melihatnya. Aku buka grendel pintu dan ternyata.. Ohh screaaaamm.. ada beberapa sosok pnampakan, mengerikan bentuknya, aku pun pingsan.. Doeeng, bukan2.. Dan ternyata aku liat anak2 yg aku sebut cah2 koplakers diluar rumah, dengan membawa tart ulang taun.. Oh no, apa2 an ini? Kamera dari mana ini? Setidaknya aku berpikir seperti itu saat keluar.

Aku pun baru sadar kalo selama ini aku dibodohi, aku ditipu, mereka menjebakku, halah.. Ternyata yg tadinya berecana kumpul ditempat Sil, malah mereka datang kerumah memberi kejutan itu, ooh, aku jadi terharu.. tengkyu sobat..

Yup di dalangi oleh Lia dan Baus, Caem sebagai mata2, dan aktor2 lainnya seperti Topik, Helmi, Panji, Silvi, Pamor dan Atik (teman 1 kost Sil juga) mereka merencanakan itu, datang kerumah dengan kejutan dan tiba2.. Akhirnya prosesi tiup lilin dan potong kue pun berlangsung,dan kami tutup dengan makan bareng. Saya pribadi mengucapkan terimakasih kepada kalian2 semua atas kejutan dan perhatiannya, thanks a lot guys.. Aku seperti mengulang kembali perayaan 2 taun lalu, huhu..


Oke buat pembaca sekalian, kami persilahkan untuk mengambil minum atau makanan cemilan lainnya, ambil nafas juga boleh.. Cerita masih berlanjut..

Tak berhenti disitu, tadinya yg aku kira Sil balik ke Riau hanya sandiwara, namun ternyata memang sungguh nyata adanya, percayalah, percayalah.. Dan akhirnya rencana sebenarnya pun dimulai, poto2 dan kumpul bareng.. Memutari malioboro dan berhenti di 0 km yaitu Kantor Pos Pusat. Akhirnya geromboalan koplakers berhenti disitu dan semua pun beraksi, Helmi dan Panji kompak, mereka langsung mangkal, bergaya menghentikan mobil2 dengan melambaikan tangan, Baus pun tak mau kalah, dia bahkan menghentikan becak, namun malah ketabrak..haha, wes ahh malah nglantur lagi. Dan akhirnya malam itu kita habiskan dengan berfoto2 disitu, mgkin malam itu akan menjadi malam terakhir buat teman kami Silvi menikmati dinginnya Jogja namun selalu hangat bersama kekoplakan kita.. Kesedihan pun menjadi2 buat Sil dan teman2 lainnya, yang biasanya selalu bersama2 kini harus berpisah satu demi satu.. Tapi yakinlah, bahwa segala cerita indah itu tak akan hilang dan akan selalu terkenang dihati kita, juga nantinya akan menjadi cerita kebanggan buat anak cucu kita, oh to tuiitt..

Jam 12 malam pun ga kerasa, akhirnya setelah ketawa bareng dan ngumpul bareng, kami memutuskan utk pulang, mgkin emang berat buat Sil, tapi meskipun jauh dimato dekat dihati.. semangatlah kawan.. Paginya pun dia harus bersiap untuk terbang menuju Riau, untuk sahabatku Sil, selamat jalan.. semoga amal ibadah, huss kok malah jadi lelayu.. Bukan, maksudnya selamat jalan, selamat sampai tujuan, sukses selalu, dan jika dari kita sekalian pernah punya salah, mohon maafnya.. Meskipun kami tidak bisa mengantarkan kepergianmu, tapi kisah kita semua akan selalu mengiringimu, hahaha.. wes2 ojo do nangis..


Oke itu saja tentang episode kali ini, panjang memang, tapi semoga bisa menjadi kenangan juga yg tertuang di hati kita juga di blog Kapten Ireng ini.. Jolali kita2 Sil, kapan2 ngumpul meneh. Oiyo buat bocah2 yg uda dibela2in dateng kerumahku atas surprisenya, makasi byk ya, lope u all guys.. Aku seperti muda kembali..

NB: Sepertinya ada yg kelupaan, 1 hari setelah itu, Lia juga harus meninggalkan kota Jogja juga, wah bakal sepi ni.. Tapi, pesanku juga sama Yak, tapi dan tapi, koe ki kor cedak kok Yak, Solo wae.. jadi yo koyo ga berpisah jauh2, tak sms paling juga ada di Jogja lagi, hahahaa.. Tiati juga yo Yak, sesuk tak sms lagi, kamu masi ada 1 tanggungan lagi yg blum, ‘maen film’, perananmu wis siap menantimu..hehe.. Sekian.

UNFORGETTABLE STORY

Tau dong sama lagunya Untu alias Gigi yang berjudul 11 Januari? Pasti buat para teman Gigi alias fans Gigi uda pada hafal banget.. Kenapa harus 11 Januari ya? Kok nggak 30 Februari ato 17 Agustus gitu? Wah kalo itu mah mending tanya aja sama empunya lagu, kang Arman Maulana. Tapi kenapa juga blog di episode ini mengandung unsur 11 Januari juga? Nah ini baru bisa aku jawab..

Yup akhirnya pada 11 Januari kemarin aku dinobatkan sebagai seorang pengangguran, weits maksutnya aku telah menyelesaikan tugas terakhirku ditingkat perguruan tinggi ini. Akhirnya setelah melalui tekanan, ujian, dan semua tetek bengek yang sangat amat menyiksa baik lahir dan batin melalui skripsi, akhirnya aku bisa bernafas lega setelah ujian pendadaran aku lalui, ya setidaknya teman2ku ga bingung dan pusing lagi karena aku yang kebanyakan tanya dengan kata ‘piye?’.

Beruntung juga bisa ujian ditanggal yang menjadi favorit gara2 lagu Gigi tersebut.. Tapi sebenarnya menjadi beban juga, aku bisa2 dituntut sama kang Arman kalo aku gagal ujian pada tanggal itu. Alay.

Tapi syukurlah aku berhasil dan lancar pada ujian ini, berkat bantuan dan doa dari teman2 pula dan tentunya my parents dong. Thanks semuanya..
Aku bingung ni mau nulis apa, hmm flash back sedikit pada tanggal itu, ada juga sih kejadian koplak tentunya yang menyertai pendadaran ku ini, mulai dari sebelum ujian yang programnya jadi error, sampai pas sidang ada burung yang terbang seliweran di dalam ruangan, tenggorokan kering pas presentasi sampe2 dosen yg cekakakan gara2 ada dosen yang salah ngecat rambut, wehehehe..

Okay2, selepas dari semua itu, kini aku sedang mempersiapkan diri untuk wisuda akhir pekan nanti, meskipun badan jadi ga fit entah gara2 kehujanan ato mabok kopi yang terlalu pahit..(Us, koe yo mencret2 ra gara2 kopi ne?)

Tapi siapa bilang setelah pendadaran kamu bisa bersenang2? Ya memang sih sesaat setelah selesai pasti rasanya plong, tapi sebenernya cuma sesaat aja, kenapa gitu? Yak, kehidupan yang sebenarnya telah menanti kita, dan memang akan lebih berat nantinya segala tantangan yang ada. Bagaimana tidak, status pengangguran udah melekat dan mengganti status mahasiswa. Bukan hanya itu juga, sebenarnya berat juga meninggalkan kampus yang banyak memiliki kenangan2, bersama teman2 kita, ngumpul bareng2.. Rasanya masih tetap ingin berada pada masa itu, saat ngmpul2, saat semua masi pada lengkap baik tangan kaki maupun badan, halah. Wah aku bingung nulisnya, sedih juga rasanya. Satu demi satu teman2 kita bakal meninggalkan Jogja untuk melanjutkan mencari nafkah hidupnya, dan Jogja pun akan sepi, aku bakal hidup sebatang kara disini.. Oh nooo..

Sekarang:
Yup setelah melalui prosesi wisuda yang diadakan Sabtu kemarin ini, melalui tahap yang melelahkan, bagai di oven di dalam ruangan, duduk ga tenang, gerak sedikit dibacok, wuihh serem, tpi ga separah itu sih , emang disiksa apa ya.. Akhirnya aku resmi menjadi ‘pengangguran’. Di beberapa waktu berikutnya aku harus tetap melanjutkan hidup, dan rasanya memang sulit jika harus memulai dari nol.. Sebuah tahap hidup baru akan aku jalani, dunia kerja, dunia bisnis, bahkan dunia lain. Wah memang berat, aku tidak ingin meninggalkan masa-masa ini, bersama kalian, teman2 yang pernah bersama2 berjuang dikampus, sedih, senang kita bersama, masih teringat di pikiranku saat2 bersama kalian. Huwaa.. So sad.. Apa yang akan terjadi 10 atau 20 tahun mendatang? Wah ga kebayang muka2 kalian yang dulu culun2, trus berkumis, perut buncit, keriputan, punya anak yang koplak2 juga,, haha ga kebayang.. Tapi aku yakin bila suatu saat nanti kita telah berpisah, menjalani rintangan yang berbeda2, aku yakin kenangan2 dan cerita2 manis masa2 ini tak akan terlupakan, dan pasti akan terkenang dihati.. to tuitt.. Setidaknya kalian bisa liat kabar2ku dan update episode blog 10 tahun mendatang ‘Anakku lucu-lucu!!’ wahaha..

Dan itulah 11 Januari yang membawaku sampai saat ini, sebenarnya aku sedih menulis blog episode ini, berat dan penuh makna, namun memang sulit untuk menuangkan semua cerita yang kita jalani secara utuh, karena memang banyak ceritanya bisa2 blog ini ga cukup, dan akan menguras airmata kalau2 menulis cerita2 indah lainnya.. Dan mungkn saat kita telah jauh nanti, hanya foto2 lah yang mampu mengobati kerinduan akan semuanya, cerita konyol, lucu bersama kalian semua. Wah udahlah, aku jadi sedih dari tadi ngomyang melulu, intinya aku sedih jika meninggalkan saat-saat ini, sedih ditinggalkan kalian maupun meninggalkan kalian. Don’t forget me.. Lup u all sob..

NB: Aku juga sedih, uda jadi pengangguran alias diwisuda, tapi aku belum revisi, sial. Waktunya emang mepet, revisi revisi revisi.. Semangat!!