Tampilkan postingan dengan label Aku dan Dia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aku dan Dia. Tampilkan semua postingan

MENCOBA MENULIS KEMBALI

Sebenarnya aku merasa berat untuk menulis postingan kali ini, aku sadar karena akan benar2 menguras emosi dan perasaanku.. Mengingat2 kembali tentang rasa haru biru dan lainnya, kemudian menuangkannya pada blog ini. Tapi aku juga ingin tetap menulis disini, walaupun aku juga sadar postingan ini juga telah out of date alias dah lama kejadiannya.

Aku memang harus menunggu lama sampai akhirnya aku benar2 berani untuk menulis disini. Benar2 berani untuk siap sedih ketika menulis lagi tentang perasaan haru saat moment2 penting itu. Aku harus kuat.. Baiklah..

Beberapa waktu yg lalu, tepatnya tgl 28 Agustus 2010, di masa menjelang akhir bulan ramadhan ini. Kami kumpulan orang2 koplak alias Koplakers, sebutan bagi sebuah perkumpulan aku dan teman2 ku semasa kuliah ini, mengadakan buber alias buka bersama. Ide yg tercetus dari beberapa anak2 ini pun kami putuskan untuk diadakan di Rumah Pohon. Yups, itung2 ngumpul2 bareng dan nostalgia masa2 kuliah dulu dan sekaligus sebelum semua anak2 koplakers pada mudik dan kembali ke kampung masing2.

Tapi sekaligus acara malam hari itu menjadi malam perpisahan antara kita semua dengan teman satu kita, sekaligus pujaan hatiku (hayah), Nindi alias Caem, huwaaa.. Sabar2..
Yup, aku juga merasa, kapan lagi kita bias berkumpul seramai malam itu, ngumpul bareng2, ketawa2 bareng, merenung bareng (sejenak), bahkan sampai teman lama, artis dari Cilacap juga merelakan dateng ke Jogja untuk acara itu, yaitu Tyas. (Sil walaupun kamu ga dateng karna emang jauh, tapi kita merasa kamu ada disitu, hii serem).

Dengan para personil yg dateng, meskipun ada yg sudah benar2 menetap di kampung, jadinya ga bisa ke jogja lagi, tapi malam itu sepertinya kita semua lengkap dan benar2 kompak. Mungkin dari diri kita sendiri juga makin sadar kalau kita semua ga bakal bisa berkumpul bersama lagi seperti itu. Ditambah dengan malam perpisahan Caem yg akan meninggalkan kota Gudeg ini. Meskipun Caem juga baru pulang di hari Kamisnya, 5 hari setelah malam itu. Tapi mungkin itulah malam yg tepat, karna saat Caem pulang, ga semua bisa luang waktunya karena kepentingan yg memang ga bisa ditinggalkan. So aku dan teman2 lainnya pun merasa saat itulah malam yg indah.

Dengan ditutup oleh beberapa patah kalimat oleh Caem, inilah malam perpisahan yg mengharukan. Mungkin kita satu persatu bakal meninggalkan kota ini demi masa depan, tapi aku juga yakin suatu hari yg indah nanti,kita semua bakal bertemu dan berkumpul lagi. Memang aku ga bisa menulis semua cerita dan kejadian saat itu, tapi aku ga akan bisa melupakan saat2 itu, saat penuh keindahan. Kalaupun aku tulis semua itu, satu halaman blog ini ga akan cukup untuk mewakili apa yg aku dan kita rasakan tentang saat2 terindah itu. So aku Cuma bisa menulis yg mampu aku tuangkan saja, ini akan menjadi kisah indah yg terukir lebih abadi dalam benak kita.

Senang bisa punya teman kalian ini guys, berbagai macam latar belakang, daerah dan spesies (lho?). Setidaknya setelah malam itu, dan kita sampai dirumah untuk beristirahat, aku juga memantau dan sedikit menuangkan memori dalam goresan di Facebook, alias update status. Ini beberapa dari mereka yg aku pantau.




# Arif Setiyawan:
“ya ALLAH ya ROB jadikanlah kami semua bersaudara jangan pisahkan kami semua oleh jarak dan waktu, kuatkanlah tali silaturahmi diantara kami saat ini... besok... dan hingga akhir hayat kami.amin teruntuk temen2 ku semua , tetep berhubungan smoga kita sukses slalu . dan suatu saat kita bisa berkumpul lagi.”

>> Me: Temanku yg paling sering menuangkan kata2 puitis ini, kali ini kata2 nya sungguh menyentuh. Benar Rif, kita ga akan terpisahkan oleh apapun, walaupun jarak sekalipun. Kita semua tetap saudara, selamanya. Dan aku juga mengamini segala harapan kita dimasa yg akan datang nanti. Amin

# Helmi:
“berkurang lg 1 kawanku... selamat jalan kawan, jgn lupa kata2 ini "all is well".. ”

>> Me: Tentu saja, karena malam itu malam perpisahan Nindi Caem, itulah kata2 yg dibangun oleh Helmi. Semua akan baik2 saja kalau kita selalu berpikir positif, ya kan? Kita semua memang bakal hilang satu demi satu karena akan berjuang demi masa depan lagi, tapi yg jelas ikatan persaudaraan kita ga bakal lenyap. Setidaknya aku masih punya hutang kamu 6ribu hel, :D


# Bagus:
“Apakah tadi adalah Jalan2 terakhir bersama koplakers???”

>> Me: Yup, sebuah ungkapan yg jelas. Karena kita juga sadar, kita ga mungkin mudah lagi untuk mencari waktu buat berkumpul lagi, apalgi se rame malam itu. Tapi jika kita punya keinginan dan niat, insya Allah kita bakal berkumpul dan jalan2 bersama lagi Gus.









# Silvi :
“NdiL pardodo... Mksi bt smua y,staTus anda meNgingtkn daku akn masa sPrt itU wkt kmrn. Berat pSt,tp y hidup pny tJuan,jd muLai kejar tUjuan itU. SuatU saat nanti,mgkn qt bs brKumpuL dikota itU lg. So sad sob,wish u all d'bez y. “

>> Me: Benar bukan, meskipun kamu ga dateng malam itu, tapi malam itu memang kamu ada Sil, walaupun Cuma mendengar suaramu saat telpon, tapi itu benar2 nyata. Silvi juga pernah merasakan apa yg dirasakan Nindi malam itu, karena Sil memang sudah pulang kampung lebih awal dulu. Dan kita pun mungkin akan merasakan juga seperti Sil dan Nindi, kala kita harus berpamitan dan pergi untuk meraih mimpi kita. But, you are right, nanti kita bakal ketemu di kota ini lagi.

# Aku:
“ aku pasti akan merindukan malam ini..”

>> Me:
Ga ada penjelasan lain lagi, malam itu memang bener2 indah dan mengharukan, aku bakal kangen dengan semua itu, hiks..





# Nindi:
“Trimakasih ya temen2 yang mau meluangkan waktunya tadi malem, makasih banyak telah meramaikan (seperti biasa) saat2 seperti ini, trimakasih banyak untuk semua tangan yang selalu berpegangan dan menumpuk ditengah tanda solideritas sebagai teman, sahabat dan keluarga..”

>> Me: Sebagai penutup, Nindi pun muncul dengan pesannya. Tentu saja, sama2 kawan, sama2 sayang.. Kita semua ga akan terpisahkan, walau raga yg saling berjauhan. Terimakasih buat kebersamaan kita bersama kawan2, we are one.. Ini bukan berpisah tapi keakraban yg lebih erat untuk masa depan. Dan kita akan berkumpul lagi untuk mengenang dan mengulang keindahan yg lebih indah lagi..huhu..

Okelah, mungkin itu saja beberapa komentar2 nya, memang sangat panjang pada postingan ini, tapi sesungguhnya lebih panjang ceritanya tapi kita ukir pada ingatan kita masing2. Mungkin aku cuma bisa menuangkan tentang semuanya segini saja, ya meskipun malam itu udah beberapa waktu lalu. Tapi aku masih ingat betul saat indah itu, semoga kalian juga. Terima kasih teman semuanya, aku cukupkan sekian dulu, next postingan pasti bakal mengharu biru lagi..

NB:
- Mungkin beberapa postingan ku selanjutnya akan sedikit terlambat, karena memang harus menunggu waktu yg tepat untuk meluangkan waktu untuk menulis.
- Lagi2 aku tulis, sebuah postingan kali ini cukup panjang, tapi kenangan dan cerita malam itu lebih pnjang dan dalam lagi terukir dalam hati dan ingatan kita, thanks friends..

AADC (ADA APA DENGAN CAEM)

Malam minggu kemarin seperti malam2 sebelumnya, aku keluar sama si Caem ni dengan sepeda onthel ku, ku kayuh mengelilingi Jogja sambil menyanyikan satu album lagu Didi Kempot sampai benar2 kempot pipiku.. Haha, ga seperti itu ding.. Malam itu aga berbeda, kita yg biasanya makan malam trus muter2 stadion di Kotabaru sebanyak 40 kali trus pulang, hehe ga separah itu juga kali.. Yah malam itu Caem mengajak ke toko amplas maksdnya ke Amplazz a.k.a Ambarukmo Plazza di malam minggu, ga biasanya banget..

Sebelumnya aku ga ada firasat buruk apa2.. Tapi dia bilang sebelum masuk Amplazz kalo mau ketemuan sama pacarnya.. Sebenarnya ini rahasia, kalo ternyata Caem punya pacar lagi.. Okelah kalo begitu, aku sebagai laki-laki dewasa harus siap dan bisa menyelesaikan semua ini.. Cieeh kaya reality show aja ni..

Lalu kami menaiki tangga maksudnya ‘numpak’ escalator menuju tempat pertemuan itu..
Inilah waktu yg mendebarkan..

Akhirnya orang yg dimaksud sudah terlihat.. Lalu Caem pun menunjukkan pacarnya kepadaku.. Ohh, okelah biasa aja, ga beda jauh sama aku, tapi entah kenapa cowok itu dikerumunin banyak bgt massa, dan.. dan.. lagi2 aku kecemplung got, maksudnya oh migot.. ternyata dia adalah Nicholas Saputra, sopir tetanggaku, maksudnya pemain film itu lho yg maen sama Dono Kasino Indro, eh AADC ding.. Lalu aku histeris, trus teriak2 ga jelas sama massa, “eh itu temen aku lho, itu sepupunya adiknya pakdenya tetanggaku lho”, lalu sifat banci ku keluar “wah lekong bau letong, eke banget tu..”.. haha, ngayal banget ni. Gak gtu kok, aku tetap kalem, tapi tetep foto2..haiah..

Tapi aku juga belum begitu sadar juga, sampai aku menoleh kesebelah samping Bang Nico, dan ternyata aku ketiban duren, maksudnyaaku melihat sesosok wanita anggun nan mempesona, dia adalah Dian Sastro, satu film juga sama Nico dan kebetulan mantan ku dulu (ssstt..). Lalu aku pingsan saking terpesonanya dan kaget.. dan aku dibangunkan oleh Mbak Dian trus Diantili alias dipukuli, haha.. Ngayal teruss..

Oke pada akhirnya, Caem menjelaskan padaku kalo itu cowoknya.. Dan keputusan itu sudah diambil, akhirnya kami tukaran, Caem berpasangan dengan Nico, lalu aku?? Dengan satpam, bukan, aku dengan Dian. Yeah akhirnya aku balikan sama Mbak Dian lalu kami ber4 pulang mengakhiri jumpa pers tentang konfirmasi kejelasan hubungan kami ber4 ini kepada wartawan.. please deeh.. Nggaklah..

Cukup2.. Kejadian sebenaranya gini, ternyata oknum DS dan NS ini sedang menghadiri promosi produk handphone, jadi sangat rame, banyak bau ketek karena orang2 pada mengengkat tangannya buat memotret. So aku n Caem juga melihatnya dari dekat.. gada persiapan c, jadi Cuma bisa poto2 pake hape beresolusi VGA dengan kondisi yg sering hang dan keypad ga enak. Tapi paling tidak aku seneng bgt bisa ketemu sama mantanku itu (mantan juragan) dan tentunya Caem juga seneng ketemu sama kembaranku itu..hehe.. Kapan ya bisa ketemu lagi??


Oke deh akhirnya kami pulang dengan wajah seperti orang gila, senyum2 sendiri, haha.. Dan kami berdua kompak menyanyikan lagu Project Pop, Pacarku Superstar.. Andai Dian Sastro pacarku..La.. laa..lalaa..

Buat para penggemar mereka, semoga bisa ketemu juga ya di laen waktu, karena aku juga ga menyangka bisa ketemu sama superstar itu..

NB: Mbak Dian Sastro.. Jangan lupakan aku ya..
(“Hoek cuhh”, jawab Mbak Dian) Wakakaka..

DEG-DEG-AN TIME

Dua tahun yang lalu adalah sebuah kisah yg tak akan pernah terlupakan, sebuah awal dari sesuatu kisah yg baru. Entah untuk keberapa kalinya aku harus mengingatnya dan spontan ak menarik senyum kecil serasa membayangkan cerita2 nan indah dan begitu melekat dihatiku,, tak lepas juga lagu2 sendu nan melankolis mengiringi alunan titik2 ingatan ku itu.. ooohh,so sweat..

tunggu2 wah pembacany uda pada siap.. Tapi sebaiknya siapkan lah dulu beberapa lembar tisu karena ini sedikit mengharukan, terutama bagi aku sendiri.. (‘kae delok en, aku wae wis sisa-sisi nganggo tisu nganti okeh banget umbelku metu..hehe’..) siapkan mental sebaik mungkin jangan sampe nangis lebay pas mbaca postingan ini.. sedikit berbeda dengan postingan sebelumnya (kebanyakan guyon).

yups, sambil mendengarkan lagu brown eyes nya destiny’s child dan lagu ipang 'takkan pernah', aku akan menceritakan sedikit dari buanyak banget cerita nan ga bisa tergantikan oleh apapun.. inilah kisahku, sedikit mellow, (sek2 sing moco ojo podo ngguyu sek.. woo marai emosi..) karena minggu2 ini adalah menjadi minggu2 yg mendebarkan utk ku..(aga serius, biar feelnya kena, hehe).. knapa?? Baca saja sampai tuntas.
Inilah kisahnya..

Selesai..

Gubrak, woo weduss, kampret,jerapah..$#*-!+^%&&?#.. hehe sori2..

Aku mengingatnya, 4tahunan yg lalu.. Dia tersenyum padaku, dia menatapku, yaahh dia menyebutkan namanya, dengan senyuman manisnya.. itu dia sebuah awal perkenalanku dgnya disaat ospek kampus pada saat itu.. meskipunn itu terjadi disaat aku harus dengan keadaan malu ketika digojlok oleh senior ini itulah, untung ga sampe disuru nglepas baju trus dipecutin satu, wah2..gawat.. dari situ ak mulai kenal dengan cewek itu (gausa disebutin namanya ya, wis podo ngerti wae, hehe) sebut saja namanya ‘caem’.. cieee.. yg merasa jangan cengar-cengir.. yup namun kala itu sebatas sebagai teman baru saja..

Aku mengingatnya
, Seiring waktu berlalu 1th, 2th..yups mulai kenal dengan berbagai even kampus yg mengiringi, kuliah, baksos, touring, dsb,, tapi saat itu belum ada rasa yg kuat hingga akhirnya sebuah keyakinan dan suatu perasaan yg hebat yg trus menyeretkku dan membuat mataku selalu menatapnya.. dan aku telah sadar bahwa getar2 cinta itu hadir..(ciyeeee..).. Akupun ingin kenal lebih dalam dan dalam lagi sampai aku tedengar sperti tukang gali sumur.. “truuuss kurang dalamm.. dalam lagii.. lagi…” trus ada gempa, aku terkubur hidup2.. astagfirullah,, bukan..

Aku mengingatnya, namun ga semudah dan semulus jalan aspal, begitu susah dan sulit untuk dapat mencapai seperti saat ini.. banyak kisah yg memilukan untuk menggapainya, sedih, frustasi, bete.. tapi kekuatan akan rasa itu lebih besar, dan aku ga pernah berhenti.. hingga suatu ketika aku sering terbangun di malam hari..sunyii.. menatap fotonya.. berandai2 menjadi orang yg slalu ada disampingnya.. begitu pilu nan sendu dengan lagu sedih yg terdengar di radio,, yah semoga keyakinanku itu benar..

Kulewati tak sedikit rintangan, saingan, bahkan polisi tidur,, dan peran teman2 dan support mereka juga sangat besar, bantuan mereka,, aku ga akan melupakan bantuan kalian,,thx guys.. hiks..

Hingga suatu saat dimalam itu, dihiasi bintang nan cerah dilangit, angin malam pun bertiup pelan seakan ikut dalam membelai lembut malam itu.. Ini bukan untuk yang pertama kali aku menembaknya, tunggu2, maksudnya mengungkapkan cinta ku.. Cinta ditolak.. yah memang pada awalny dlu cinta itu tidak bisa di dapatkan dengan mudah dan seperti hanya bermimpi untuk memilikinya..namun keyakinan ku yg besar inilah yg trus membawa aku untuk tetap ingin bersamanya.. hingga aku beranikan diri mengulang saat2 itu..

Aku mengingatnya, apa yg akan aku lakukan jika dia menolakku lagi??bunuh diri?ngantemi orang?? Apa yg akan aku lakukan jika dia menerimaku?? salto 13 kali?? makan rujak dengan lombok 50 buah? Bukan2? Semua perasaan kacau balau.. tapi aku mencoba untuk dewasa dan dengan segenap rasa dan segalanya aku mengatakannya kembali.

Aku berpikir dan berucap dalam hati, bukankah semua kesalahan ataupun kekurangan bisa diperbaiki? Bukankah masa lalu yg telah yg pilu bisa menjadikan asa untuk menjadikan masa depan lebih baik? Bukankah selama beberapa waktu sebelumnya aku telah mencoba lebih baik? Yah aku membangun kekuatan untuk memastikan bahwa aku benar2 serius.. Berdoa dan Bismillah,. Bismillahh.. dan..

Dia menerima ku… yap benar, dia berkata itu.. aku gatau mau bilang apa saking senangnya.. lalu aku lari2 muter2 desa itu sambil teriak2 “uoiii uoiii dia terima cinta eke.. oh mi got, miayam kecemlung got..”, trus aku ga liat di depanku tiang, kebentur deh kepalaku, lalu aku pingsan, dan sadar2 ternyata alien membangunkanku, dimana ini..dimanaaa??? wah khayalan tenan kalo yg ini..

Maksudku, ya aku bersyukur sekali saat itu.. ooo suit2.. makasi ya yang.. (woee yg baca jgan pada ngiri..wekekek)


Aku mengingatnya, sejalan dengan berubahnya status ku itu,banyak crita pahit manis, suka, tawa, tangis, yg kita lalui mulai dari kos, kampus, touring2 bersama teman2, mencari tempat refreshing baru, cari kuliner yg mantap.. banyak cerita haru, lucu, koplak, wah pokok e nyampur2.. tapi itu adalah anugrah yg besar buatku, dan kini kita uda diberi anugrah 4 orang anak,, lho2 kalo yg ini bercanda,hehe

So pada minggu ini, it’s a ‘deg2an time’, karena aku mengingatnya kurang lebih pada 2 tahun yg lalu aku melakukan aksi bom bunuh diri itu, eh maksudnya ‘say do you want to be my girl friend' itu.. yeahh.. saat itulah awal dari suatu kisah baru ku yg lain, so spesial.. tinggal menunggu beberapa hari, sampai pada 19 november nanti.. wekekek.. to caem ku, smoga utk kedepannya nanti kita akan lebih baik baik lagi.. always together poreper dah, hehe.. yupp happy 2nd anniversary..!!!

Yups segini aja cerita ini, hanya sedikit, sedikiiiit sekali kisah yg bisa aku critakan.. kalo panjang2 bisa2 blog ku malah di blogkir, lha yg nulis goblog, hayah.. walaupun byk bgt yg ga aku tuangkan di dalam blog ini, tp kisah dan crita sesungguhnya tetap aku rekam dan simpan dalam lubuk hatiku yg paling dalam…wuoooooiii,,,plok2..

Sekian dan trimakasih..

NB: wis sing do moco, wis abang kabeh mripate, ayo dilap sek ilu ne.. sisi sek, umbele meler kabeh.. (ngerti ilu to? Ilu = air mata, cateeet..hehe)